google-site-verification: google44bc2b733a1a5b10.html Macam-Macam Statistik Yang Digunakan Dalam Penelitian - STATISTIKA PENDIDIKAN

Macam-Macam Statistik Yang Digunakan Dalam Penelitian



Macam-Macam Statistik Yang Digunakan Dalam Penelitian




statistikaonline.com--Dalam pembahasan ini akan dibahas mengenai arti dari statistika,dan statistik, serta macam-macam statistik yaitu statistik Deskriptif dan statistik Inferensial (Statistik Parametris dan Non Parametris). 


Statistik adalah rekapitulasi atau ringkasan dari fakta yang membentuk angka-angka disusun dalam bentuk tabel dan diagram yang mendiskripsikan suatu permasalahan. Adapun jenis tabel, yaitu: tabel biasa, tabel kontigensi, dan tabel distribusi frekuensi, sedangkan jenis diagram, yaitu: (diagram batang, diagram garis atau grafik, diagram lambang, lingkaran, diagram pastel, diagram peta dan diagram pencar) (Riduwan,2016)


Statistik bisa digunakan untuk ukuran sebagai wakil dari sekelompok fakta mengenai: nilai rata-rata mahasiswa, rerata produktivitas kerja perusahaan, presentase keberhasilan belajar ramalan kemampuan mahasiswa, memprediksi hasil prosuksi pertanian dan sebagaianya. 


Menurut Agus Irianto (2010) Statistik  adalah sekumpulan cara maupun aturan-aturan yang berkaitan dengan pengumpulan, pengolahan (analisis), penarikan kesimpulan, atas data-data yang berbentuk angka, dengan menggunakan suatu asumsi-asumsi tertentu.


Menurut Sudjana (2005) kata "Statistik" telah dipakai untuk menyatakan kumpulan data, bilangan maupun non bilangan yang disusun dalam tabel dan atau diagram, yang melukiskan atau menggambarkan suatu persoalan. Statistik yang menjelaskan sesuatu hal biasanya diberi nama statistik mengenai hal yang bersangkutan.


Sama halnya menurut Amos Neolaka : (2014) Statistik adalah alat yang dipakai untuk mengumpulkan atau menyatakan kumpulan data, bilangan atau nonbilangan yang disusun pada tabel, diagram, yang menggambarkan suatu persoalan.


Sedangkan menurut Sugiyono (2016) dalam arti sempit statistik dapat diartikan sebagai data, tetapi dalam arti luas statistik dapat diartikan sebagai alat. Alat untuk analisis, dan alat untuk membuat keputusan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa statistik adalah ilmu atau alat yang digunakan untuk proses penelitian mulai dari pengumpulan data, penyajian data, analisis data,  sampai pada pengambilan keputusan yang berbentuk bilangan maupun nonbilangan.



Lalu Apa Arti Statistika ?

Untuk memperoleh sejumlah informasi yang menjelaskan masalah untuk ditarik kesimpulan yang benar, harus melalui beberapa proses, yaitu proses pengumpulan informasi, pengolahan informasi, dan proses penarikan kesimpulan kesemuanya itu memerlukan pengetahuan tersendiri yang disebut statistika. 


Dengan demikian dapat dikatakan bahwa, statistika adalah suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan data statistik dan fakta yang benar atau suatu kajian ilmu pengetahuan yang dengan teknik pengumpulan data, teknik pengolahan data, teknik analisis data, penarikan kesimpulan, dan pembuatan kebijakan/keputusan yang cukup kuat alasanya berdasarkan data dan fakta yang sebenarnya, Riduwan (2015).



Hal ini sesuai dikatakan oleh Sudjana, (1992) bahwa: “Statistika (statistic) adalah ilmu terdiri dari teori dan metoda yang merupakan cabang dari matematika terapan dan membicarakan tentang: bagaimana mengumpulkan data, bagaimana meringkas data, mengelola dan menyajikan data, bagaimana menarik kesimpulan dari hasil analisis, bagaimana menentukan keputusan dalam batas-batas resiko tertentu berdasarkan strategi yang ada.


Menurut Amos Neolaka (2014) Statistika adalah pengetahuan tentang cara-cara pengumpulan data, pengolahan, analisi data yang kemudian dapat mengambil kesimpulan.


Jadi dapat disimpulkan, bahwa statistika adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang teknik pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, sampai dengan penarikan kesimpulan atau membuat keputusan.


B. Macam-Macam Statistik

Terdapat 2 (dua) perbedaan mengenai statistik, yaitu statistik Deskriptif dan statistik Inferensial (Statistik Parametris dan Non Parametris). 







Dalam perkembangannya untuk menyelesaikan suatu masalah dapat digunakan beberapa pendekatan antara lain statistika dalam arti sempit/statistik Deskriptif dan statistika dalam arti luas /statistik Inferensial (sutrisno Hadi, 1994:221).


1. Statistik Deskriptif

Menurut Sugiyono (2016) Statistik Deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu statistik hasil penelitian, tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas (generalisasi/inferensi)


Penelitian yang tidak menggunakan sampel, analisisnya akan menggunakan statistik deskriptif. Akan tetapi, penelitian yang menggunakan sampel namun tidak bermaksud untuk membuat kesimpulan terhadap populasi dari mana sampel diambil tetap analisisnya menggunakan statistik deskriptif.


Statistik Deskriptif adalah statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data sampel atau populasi sebagaimana adanya, tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.



Pengertian statistik deskriptif ialah statistika yang mendiskripsikan atau menggambarkan tentang data yang disajikan dalam bentuk tabel, diagram, pengukuran tendensi sentra(rata-rata hitung, rata-rata ukur, dan rata-rata harmonik), pengukuran penempatan (median, kuartil, desil, dan persentil), pengukuran penyimpanan (range, rentangan kuartil, rentangan semi antar kuartil, simpangan rata-rata, simpangan baku, varians, koefisien varian, dan angka baku), angka indeks serta mencari kuatnyahubungan dua variabel, melakukan peramalan (prediksi) dengan menggunakan analisis regresi linier, membuat perbandingan (komparatif). 


Tetapi dalam analisis korelasi, regresi maupun kemparatif tidak perlu mengunakan uji signifikansi lagi pula tidak bermaksud membuat generalisasi (bersifat umum).


2. Statistik Inferensial

Statistik dalam arti luas disebut juga dengan satistika inferensial/statistika induktif/statistik probabilitas ialah suatu alat pengumpulan data , pengolah data, menarik kesimpulan, membuat tindakan berdasarkan analisis data yang dikumpulkan atau statistika yang digunakan mengana-lisis data sampel dan hasilnya dimanfaatkan (generalisasi) untuk populasi. 


Menurut Sugiyono (2016) Statistik Inferensial adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data sampel, dan hasilnya akan digeneralisasikan (diinferensikan) untuk populasi dimana sampel diambil. 


Untuk statistik Inferensial dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu statistik Parametris dam Statistik Nonparametris.


a. Statistik Parametris 

Statistik Parametris digunakan untuk menguji hipotesis asosiatif (hubungan antar variabel) meliputi : Korelasi Product Moment, Korelasi Ganda, dan Korelasi Parsial. 

Menurut Sugiyono (2016) Statistik Parametris digunakan untuk menganalisis data interval atau rasio yang diambil dari populasi yang berdistribusi normal. 


b. Statistik Non Parametris

Statistik Nonparametris digunakan untuk menganalisis data nominal atau ordinal dari populasi yang bebas distribusi/tidak normal. 

Dalam statistik nonarametris teknik korelasi dan regresi sangatlah berperan sebagai Statistik Inferensial.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Macam-Macam Statistik Yang Digunakan Dalam Penelitian"