google-site-verification: google44bc2b733a1a5b10.html Jenis,Tipe,dan Macam-Macam Variabel Untuk Penelitian - STATISTIKA PENDIDIKAN

Jenis,Tipe,dan Macam-Macam Variabel Untuk Penelitian

Skala Pengukuran Variabel





A. Jenis Skala Pengukuran


Menurut Ridwan (2015) terdapat 4 (empat) Jenis-jenis skala pengukuran, yaitu : Skala Nominal, Skala Ordinal, Skala Interval, dan Skala Ratio. 


Dalam penelitian apabila menggunakan data interval dan data rasio yang diambil dari populasi yang berdistribusi normal maka menggunakan statistik parametris dalam proses analisis, Sedangkan apabila diambil dari populasi yang bebas distribusi dengan analisis menggunakan data nominal dan ordinal maka proses analisis menggunakan statistik nonparametris.


Berikut penjelasan untuk masing-masing skala di atas.

1. Skala Nominal atau Data Diskrit


Data diskrit merupakan data yang diperoleh dari hasil menghitung atau membilang (bukan mengukur). 

Misalnya jumlah mahasiswa semester II ada 278 orang, Jumlah guru di SMA Z ada 67 orang, dan sebagainya.


Sama halnya dengan Skala nominal yang merupakan skala yang paling sederhana disusun menurut jenis (kategorinya) atau fungsi bilangan hanya sebagai simbol untuk membedakan sebuah karakteristik dengan karakteristik lainnya.

Ciri-ciri :
Hasil perhitungan dan tidak dijumpai bilangan pecahanAngka yang tertera hanya label sajaTidak memiliki urutan (ranking)Tidak mempunyai ukuran baruTidak mempunyai nol mutlak


2. Skala Ordinal

Skala Ordinal merupakan skala yang didasarkan pada ranking/urutan atau data yang berbentuk peringkat atau berjenjang dari jenjang yang lebih rendah sampai kejenjang yang lebih tinggi, atau dari jenjang yang lebih tinggi kejenjang yang lebih rendah. 

Contoh 
  Peringkat 1 (nilai 100)
Peringkat 2 (nilai 90)
Peringkat 3 (nilai 80)
Peringkat 4 (nilai 70)


3. Skala Interval

Skala Interval merupakan skala yang menunjukan jarak antara satu data dengan data yang lain dan mempunyai bobot yang sama atau data yang memiliki jarak yang sama, tetapi tidak mempunyai nilai nol absolut (mutlak).

Contoh 
Sangat Baik (nilai 5)
Baik (nilai 4)
Sedang (nilai 3)
Buruk (nilai 2)
Buruk Sekali (nilai 1)


4. Skala Ratio

Skala Ratio merupakan skala pengukuran yang mempunyai nilai nol mutlak dan mempunyai jarak yang sama atau data yang memiliki jarak yang sama dan mempunyai nilai nol absolut.

Contoh
0 bulan, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan...., 
-3cm, -2cm, -1cm, 0 cm, 1cm, 2cm, 3cm 
. . . ....., 500kg, 600kg, 700kg, . . . .


B. Tipe Skala Pengukuran


Menurut Ridwan (2015) Selain keempat jenis skala pengukuran tersebut, ternyata skala interval yang sering digunakan untuk mengukur gejala dalam penelitian sosial. Para ahli sosiologi membedakan dua tipe skala pengukuran menurut gejala sosial yang diukur, yaitu :



1. Skala pengukuran untuk mengukur perilaku susila dan kepribadian, diantaranya, yaitu : skala sikap (skala likert, skala Guttman, skala Simantict Defferensial, Rating Scale, Skala Thurstone), skala moral, test karakter, skala partisipasi sosial.



2. Skala pengukuran untuk mengukur berbagai aspek budaya lain dan lingkungan sosial, diantaranya, yaitu : skala mengukur status sosial ekonomi, lembaga-lembaga swadaya masyarakat (sosial), kemasyarakatan, kondisi rumah tangga, dan lain sebagainya.


5 Macam Variabel Yang Digunakan Dalam Penelitian 





Variabel adalah ciri atau sifat suatu objek penelitian yang mempunyai variasi. Misalnya Kursi adalah objek penelitian, variabel kursi adalah : bentuk, warna, ukuran, di mana bentuk, warna, ukuran disebut atribut dari variabel kursi. Variabel merupakan pengelompokan dua atau lebih atribut (Amos Neolaka : 2014).


Menurut Sugiyono (2016), ada 5 macam-macam variabel penelitian. Meskipun dalam penelitian dalam konten pendidikan kita sering menggunakan 2 variabel, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Tetapi dalam penjelasan ini diberikan kelima macam-macam variabel.


Menurut hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain, maka macam-macam variabel dalam penelitian dapat dibedakan, yaitu :


1. Variabel Independen

Variabel Independen atau yang sering disebut dengan variabel bebas merupakan variabel yang mempengaruhi atau menjadi sebab perubahannya. 


2. Variabel Dependen

Variabel Dependen atau yang sering disebut dengan variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat perubahannya.


Contoh
Judul : Penerapan Strategi Pembelajaran Kreatif-Produktif Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa”

Variabel bebas (independent variable) atau variabel X adalah variabel yang memberi pengaruh terhadap variabel lain. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel X adalah “Penerapan strategi pembelajaran kreatif-produktif”.


Variabel terikat (dependent variable) atau variabel Y yaitu variabel yang di pengaruhi oleh variabel bebas. Variabel dalam penelitian ini adalah “Hasil belajar matematika”.



3. Variabel Moderator

Variabel Moderator merupakan variabel yang mempengaruhi (memperkuat dan memperlemah) hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat.

Contoh 1
Hubungan suami dan istri akan semakin baik (kuat) kalau memiliki anak, dan akan semakin renggang kalau ada pihak ketiga ikut mencampuri. Posisi anak ini menjadi variabel moderator yang memperkuat hubungan, sedangkan pihak ketiga ini menjadi variabel moderator yang memperlemah hubungan.

Contoh 2
Hubungan motivasi dan prestasi belajar akan semakin kuat (baik) bila peranan guru dalam menciptakan iklim belajar sangat baik, dan hubungan semakin rendah bila peranan guru kurang baik dalam menciptakan iklim belajar.


4. Variabel Intervening

"An intervening variable is that factor that theoretically affect the observed phenomenon but cannot be seen, measure, or manipulate" (Tuckman,1988 dalam Sugiyono 2016), Variabel intervening adalah variabel yang secara teoritis mempengaruhi hubungan antara variabel independen dan dependen, tetapi tidak dapat diamati dan diukur. 

Variabel ini merupakan variabel penyela/antara yang terletak di antara variabel bebas dan terikat, sehingga variabel bebas dan terikat tidak langsung mempengaruhi berubahnya atau timbulnya variabel terikat. 


5. Variabel Kontrol

Variabel kontrol merupakan variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga hubungan variabel independen terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. 

Variabel kontrol sering digunakan oleh peneliti, bila akan melakukan penelitian yang bersifat membandingkan, melalui penelitian eksperimen.

Contoh
Pengaruh jenis pendidikan terhadap keterampilan pemasaran

Variabel Independen : Pendidikan SMA/SMK
Variabel Dependen : Keterampilan Pemasaran


Variabel Terikat : Produk, Tempat,Alat Sama

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jenis,Tipe,dan Macam-Macam Variabel Untuk Penelitian"